SEKILAS INFO
: - Selasa, 26-10-2021
  • 1 jam yang lalu / Selamat Datang Direktue PT. DTLST dan Rahasia Dagang  Ibu Dra. Dede Mia Yusanti,MLS
  • 1 tahun yang lalu / Link Website Cek kelulusan Siswa/i Gelombang II SMKN 4 Kupang : https://smkn4kupang.sch.id/agenda/ Link Download : https://smkn4kupang.sch.id/download/
Dengan Semboyan "Guru Menolak Menyerah Karena  Corona" SMKN 4 Kupang Menjadi Tuan Rumah Perayaan HUT PGRI Dan HGN Secara Virtual

Kupang-smkn4kupang.sch.id-  Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kupang menyelenggarakan peringatan HUT PGRI ke-75 dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-26  Tahun 2020 secara virtual berlangsung di aula SMKN 4 Kupang, Rabu (25/11/2020) pagi. Ketua Umum PGRI Kota Kupang, Aplonia Dethan, S. Pd.,M.Pd dalam sela-sela kegiatan mengapresiasi  antusiasme anggota PGRI se- Kota Kupang dalam mengikuti peringatan HUT PGRI dan HGN kali ini. Aplonia menjelaskan bahwa siaran virtual melalui website PGRI  Kota Kupang diikuti oleh seluruh guru PAUD, TK/RA, SD/MI,  SMP/ MTs, SMA/MA, SMK dan SLB di Kota Kupang. Para guru menyaksikan peringatan HUT ke-75 PGRI dan HGN 2020 di sekolahnya masing-masing. “Sehingga diperkirakan ada ribuan sekolah sebagai titik lokasi untuk menyaksikan peringatan ini secara bersama-sama,” ujarnya.

Secara virtual Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Prof.  Dr. Unifah Rosyidi , M.Pd memberikan sambutan dan membacakan sambutan tertulis Ketua PGRI Kota Kupang, Aplonia Dethan. “Mengucap syukur kehadirat  Tuhan Yang Maha  Esa, atas rahmat dan karuniaNya. Meski masih  dalam suasana penuh keprihatinan ditengah Covid-19, kita  semua para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan diseluruh tanah air kembali merayakan  peringatan HUT ke-75 PGRI dan HGN Tahun 2020 dengan khidmat  dan mematuhi protokol kesehatan. Semoga Perlindungan Tuhan Yang Maha Esa selalu tercurah kepada kita semua, bangsa dan Negara RI,” ucap Unifah.

Covid-19  memaksa manusia untuk melakukan adaptasi dalam keseluruhan aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan dan pembelajaran. Pembelajaran yang semula dilakukan penuh kehangatan di kelas, demi keselamatan siswa, guru dan orangtua harus dilakukan dengan belajar dari rumah secara online/ daring maupun offline/luring.

“Saya menaruh hormat atas semangat dan dedikasi guru, pendidik dan tenaga kependidikan yang meskipun dengan segala keterbatasan tak surut dalam pengabdian mendidik para siswa dan mahasiswa ditengah pandemi ini. Kita dapat menarik hikmah dibalik pandemi  Covid-19 yakni mempercepat akselerasi penguasaan teknologi dikalangan guru dan siswa, menguatkan kerjasama antara guru dan orangtua sekaligus memastikan bahwa peran guru tidak bisa digantikan oleh teknologi secanggih apapun. Pascapandemi berakhir, pembelajaran jarak jauh atau paduan pembelajaran daring dan luring akan menjadi suatu bentuk kenormalan baru,” ujarnya.

PGRI meminta agar diseluruh wilayah Indonesia dapat dijangkau oleh infrastruktur dasar listrik dan jaringan internet ke sekolah-sekolah sehingga tidak ada anak Indonesia dan para gurunya yang tertinggal dalam pembelajaran dan mengakses ilmu pengetahuan. Saya Juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setingggi-tingginyan kepada orangtua, karena dimasa pandemi ini peran orangtua sangat penting mendampingi anak belajar, sekaligus menjadi ruang untuk memperkokoh kualitas kasih sayang antara anggota keluarga. Pada hari ini, tanggal 25 November 2020 kita mengenang kembali semangat dan niat mulia para guru di seluruh tanah air, ketika puluhan organisasi guru yang berbeda paham  dan golongan, sepakat melebur menjadi satu sehingga lahirlah PGRI . Dengan dijiwai semangat Proklamasi kemerdekaan RI, PGRI hadir sebagai wadah perjuangan guru, dan tenaga kependidikan memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan, serta berkhidmat memajukan pendidikan nasional. Terima kasih kepada pemerintah RI yang telah menghargai perjuangan para guru , pendidik formal /non formal dan tenaga kependidikan degan menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional. Setelah 75  tahun Indonesia merdeka, jati diri PGRI sebagai organisasi profesi yang independen, unitaristik dan non –partisan senantiasa dijaga dan melekat didada pengurus, pejuang , aktivis dan para guru. Sebagai rumah besar perjuangan guru, pendidik dan tenaga kependidikan, PGRI terus bergerak, mengapdi dan memperbarui diri agar senantiasa adaptif dan responsif terhadap perubahan. “Pada  Perayaan Peringatan ke-75 tahun, PGRI terus berjuang memajukan pendiddikan dan sebagai wadah perjuangan para guru,  pendidik, dan tenaga kependidikan, maka tema peringatan  HUT ke-75  PGRI dan HGN adalah “ Dari PGRI untuk Indonesia, Kreativitas dan Dedikasi Guru  Menuju Indonesia Maju”.  Betapa Penting peran guru sebagai manusia pengubah yang berkarakter kreatif, inovatif,  dan berdedikasi.  Guru  yang berkarakter demikian akan memancarkan fajar penerang di sekelilingnya yang ditumbuhkan melalui proses pendidikan  yang mengembangkan budi pekerti sehingga mendorong siswa mengembangkan potensinya  dan menjadi pembelajar mandiri sepanjang hayat.

“Pada peringatan ini, beragam inovasi kami hadirkan untuk Indonesia antaralain: olimpiade virtual gurulympics, peluncuran TV Streaming  tunas TV, Aplikasi Bantu Guru, Inovasi pembelajaran dalam PGRI  Smart Learning and Character Center, Webinar  and Virtual  Workshop (WAVE) dan beragam inovasi  dari PGRI  berbagai daerah yang kami persembahkan sebagai tekatd kami untuk menolak menyerah karena Covid-19, menolak  menyerah kepada berbagai keterbatasan  yang dihadapi dalam bekerja,” sebut Rosyidi.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam sambutannya secara virtual menyampaikan bahwa Peringatan Hari Guru  tahun 2020 dan HUT PGRI ke-75 tahun ini memiliki makna penting karena pemerintah sedang dan akan terus secara bersungguh-sungguh berupaya memberdayakan guru agar benar-benar semakin profesional dan sejahtera melalui peningkatan kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan dan perlindungan bagi guru.

“Kepada Ketua Pengurus PGRI Kota Kupang, Para pengurus PGRI Kota Kupang,  para  Kepala TK/RA, SD/ MI, SMP/MTS Kota Kupang, atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Kupang, saya menyampaikan selamat Hari Guru kepada para Guru seluruh Indonesia yang saya banggakan sekaligus selamat Hari Ulang Tahun ke-75 PGRI, mudah-mudahan para guru selalu mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Negara perjalanan ini semakin mendewasakan bapak ibu dalam memikul tugas dan pelayanan kedepan.

Kita semua tak terkecuali sedang menghdapi tantangan yang besar karena pandemi yang melanda hampir seluruh belahan dunia sehingga setiap kita dituntut untuk menciptakan kesempatan berkolaborasi dan bergotong royong agar setiap kepentingan masyarakat tetap terakomodir bersamaan dengan itu kita bersyukur bahwa bencana pandemi ini dapat kita hadapi bersama dengan semangat juang tinggi terutama dari bapak ibu para guru yang tetap gigih mendidik siswa-siswi meskipun dalam keterbatasan kreativitas serta inovasi para guru itu patut mendapat apresiasi tinggi. Tak lupa patutlah melalui momentum ini pula Persatuan Indonesia melakukan guru republik refleksi dan introspeksi terhadap apa yang selama ini telah dilakukan maupun yang belum dilakukan dengan melakukan perbaikan-perbaikan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan,” tandas Wakil Wali Kota Kupang. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas prestasi dedikasi komitmen,keikhlasan dan pengapdian para guru kepada bangsa dan Negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa di seluruh pelosok  tanah air peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 dan HUT dalam PGRI  ke-75 ini, Saya mengajak bapak ibu para guru diseluruh pelosok tanah air khususnya di Kota Kupang bersemangat untuk terus mewujudkan kemerdekaan belajar sesuai tema HUT PGRI ke-75 sekaligus HGN tahun 2020 tak lupa saya mengharapkan dukungan aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional dan mengoptimalkan peran guru dalam dunia pendidikan,” pungkasnya.

Ketua Panitia, Maksen Mauk menurutnya bahwa dalam pelaksanaan HUT ke-75 PGRI dan HGN tahun2020 tingkat Kota Kupang dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan. “Pada peringatan ini, inovasi yang kami lakukan adalah mengadakan lomba menulis Artikel untuk guru, dan Bast Praktis bagi Kepala sekolah dan Pengawas Sekolah dengan thema PJJ di era pandemic  covid-19. Pada kesempatan acara ini pula akan kami bacakan pengumuman pemenang lomba,” sebut Maksen. Yang kedua kata Maksen, adalah Melakukan upacara pada tanggal 25 November 2020 di lembaga pendidikan masing-masing baik luring maupun daring (divideokan).

Ketiga, Meramaikan dengan  dan umbul-umbul pada setiap lembaga  pendidikan dan instansi Dinas Pendidikan terhitung tanggal 23 November 2020. Kempat,  Diskusi publik di TVRI NTT pada tanggal 25 November 2020 jam 18: oo Wita. Dengan Thema ‘Guru Menolak Menyerah karena Corona dan Sub thema’ Guru Siap Lawan dan Gepe Corona Melalui Kreativitas dan Dedikasi Guru Menuju Indonesia Maju. Kelima, Membuat video kegiatan yakni : 1. Aktifitas PJJ dan BDR dilingkungan sekolah masing-masing dengan background sound lagu mars PGRI. 2. Diskusi tentang guru masa depan _gurumenolakmenyerahkarenacorona _. Keenam, Video dikirimkan paling lambat tanggal 25 November  pukul 23.59 Wita. Dari hasil kegiatan di sekolah inilah kami padukan menjadi suatu tayangan yang akan kami bagikan di social media dan dikirim ke pusat sebagai laporan pelaksanaan kegiatan HUT PGRI ke -75 dan HGN tahun 2020,” jelas Maksen.

Kepala SMKN 4 Kupang, Semi Ndolu, S.Pd menurutnya para guru di Kota Kupang sangat berbahagia dan bersyukur oleh karena puncak perayaan HUT PGRI yang ke-75 dan juga HGN ke-26 yang kami tempatkan perayaannya  hari ini di SMKN 4 Kupang bisa  berjalan dengan baik. “Walaupun puncak perayaan ini dilakukan dengan secara  luring dan juga secara  daring, kita bersyukur karena Bapak-Bapak Pejabat kita hadir memberikan semangat.  Seperti  dalam memberikan sambutan Bapak Wali Kota Kupang yang hari ini diwakili oleh Bapak Wakil Wali Kota Kupang,  dr. Hermanus  Man dan juga Senator kita Bapak Abraham Paul Liyanto, dari unsur  Muspida ada pak Kajari Kota Kupang juga dari unsur  Dewan Kehormatan pak Simon Riwu Kaho dan teman-teman. Kita bersyukur semua berjalan dengan baik dan tidak ada hal yang perlu menjadi  keluhan kita,” ucap Semi.

Lanjut  Semi  menambahkan, sore nanti  jam 18:00 Wita akan dilaksanakan dialog interaktif di TVRI Kupang dengan thema yang sama yaitu ‘Guru Menolak Menyerah Karena  Corona’  dan akan mengahadirkan sejumlah narasumber yaitu, pengurus PGRI, guru-guru yang terbaik di Kota Kupang dari jenjang SMP, SMA dan SMK datang memberikan  testimoni dan juga akan mengikuti live dialog interaktif di TVRI Kupang. (MD)

sumber : https://ranakanews.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Video Terbaru

Maps Sekolah

Statistick Pengunjung

  • 0
  • 2.408
  • 87
  • 233.601