SEKILAS INFO
: - Minggu, 25-09-2022
  • 5 bulan yang lalu / Keluarga Besar SMKN 4 Kupang Mengucapkan , Selamat Merayakan Pesta Paskah Bagi Seluruh Umat Kristiani Yang Merayakan
Program SMK Bangun Desa, SMKN 4 Kupang Beri Pelatihan Pewarnaan Kain Tenun Suku Helong Semau

KUPANG, smkn4kupang.sch.id- Program SMK Bangun Desa, yang diinisiasi oleh SMKN 4 Kupang; salah satu program yang dibuat oleh sekolah tersebut adalah pelatihan Pewarnaan  Kain Tenun di Desa Letbaun, Kecamatan  Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (13/5/2022).

Suasana Kantor Desa Letbaun pada Jumat, 13 Mei 2022 terlihat begitu ramai didatangi Ibu-ibu yang memiliki skil atau kemampuan menenun sudah padati halaman Kantor Desa Letbaun Kecamatan Semau, untuk menyambut tim SMKN 4  Kupang, untuk membagi ilmu pewarnaan.

Kain Tenun Semau memang bukan kaleng-kaleng. Proses dan pewarnaannya sangat alami, namun bagaimana kain tenun yang merupakan warisan turun-temurun suku Helong Semau tersebut bisa dilestarikan?

Mewakili Pemerintah Desa Letbaun Imelda Kollo selaku Sekretaris Desa, dalam sambutannya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kepala Sekolah SMKN 4 Kupang bersama tim.

“Kita mengucap syukur kepada Tuhan, karna pada kesempatan yang indah ini, kita dapat dipertemukan dengan tim SMKN 4 Kota Kupang, semua ini karena campur tangan Tuhan yang luar biasa. Atas nama pemerintah Desa dan juga Masyarakat Letbaun saya berterima kasih kepada ibu guru dan murid-murid SMKN 4 Kupang yang sudah meluangkan waktu untuk bersama dengan kami di Desa Letbaun. Kami sangat bangga karena baru pertama kali kami di kunjungi oleh tim SMKN 4 Kupang,” tutur Imel.

Mewakili Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 4 Kupang Semi Ndolu, Yanti Elik didampingi suami dan 6 (enam) siswa SMKN 4 Kupang untuk melatih ibu-ibu di Desa Letbaun; cara membuat pewarnaan.

Ibu Yanti sapaan akrabnya melatih dengan sabar dan tekun bagaimana memberi berbagai macam warna  pada benang-benang Putih dan Kuning yang sudah di siapkan ibu-ibu untuk pewarnaan.

“Kesempatan yang mulia ini, kegiatan ini merupakan rangkaian hari pertama pelatihan pewarnaan  kain tenun bagi ibu-ibu  Letbaun, khususnya ibu-ibu Ibu yang memiliki skill atau keterampilan menenun Kain Adat Semau. Pastinya kegiatan yang sangat berharga bagi ibu-ibu Desa Letbaun karena ditengah tantangan arus globalisasi ini, anak-anak muda mulai peduli dengan hal-hal yang bersifat lokal, misalnya kain Tenun Asli Helong,

Kita harus terus menerus melatih dan mendorong ibu-ibu yang punya skill menenun agar mereka dapat memanfaatkan proses kain tenun bisa memberikan kepada generasi muda ke depan,” ungkap Yanti.

Lebih lanjut, Yanti mengajak ibu-Ibu untuk saling membagi Ilmu karna Pewarnaan  ini membutuhkan proses yang perlu ditekuni secara khusus, dari segi pengalaman Mama-mama lebih pengalaman dari saya. Saya tidak menggurui tetapi kita belajar bersama sama.

“Kita berbagi pengalaman bersam- sama, karna kebetulan saya tahu sedikit, tapi Mam- mama tahu lebih banyak. Sehingga sebentar kita berbagi ilmu supaya kalau kurang Mama mama kasih tahu saya sebagai kelengkapan ilmu saya ke depan, tapi kalau Mama-mama kurang saya kasih tahu untuk pengembangan potensi ekonomi Mama-mama. Sehingga bisa di kembangkan untuk mendorong ekonomi keluarga ke depan,” ungkap Yanti.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tenun Susana Hitis, mengaku sangat senang dengan kehadiran SMKN 4 Kupang atas bimbingannya kepada kami Ibu-Ibu di Desa Letbaun.

“Atas nama kelompok tenun, kita patut bangga dan berterima kasih dengan kehadiran tim SMKN 4 Kupang atas bimbingan kepada kami selama dua hari in. Ini sebuah gerakan yang luar biasa bagi kami untuk mendapatkan kualitas yang jauh lebih baik,” katanya.

Susana berharap, apa yang sudah kita dapat dan buat hari ini bersama SMKN 4 Kupang ke depan bisa dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT.

“Semua hasil tenun Desa Letbaun ke depan dapat di kembangkan di tingkat Provinsi NTT melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT Bunda Julie Sutrisno Laiskodat  agar mendorong ekonomi kami di Desa Letbaun yang berbatasan langsung dengan  kampung halaman Bapak  Viktor Bungtilu Laiskodat Gubernur Nusa Tenggara Timur,” pungkas Susana. (SS/RN)

 

 

 

Sumber : ranakanews.com

 

Maps Sekolah

Statistick Pengunjung

  • 1
  • 36
  • 163
  • 439.662