SEKILAS INFO
: - Jumat, 22-10-2021
  • 1 tahun yang lalu / Link Website Cek kelulusan Siswa/i Gelombang II SMKN 4 Kupang : https://smkn4kupang.sch.id/agenda/ Link Download : https://smkn4kupang.sch.id/download/
SMKN 4 Kupang Komit Siapkan Lulusan Dengan Ketrampilan Menenun

Kupang-smkn4kupang.sch.id-

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Kupang, Nusa Tenggara Timur komit mengasah ketrampilan menenun para siswa.

Kompetensi menenun merupakan salah satu kompetensi dalam Jurusan Kriya Tekstil di SMKN 4 Kupang. Melalui kompetensi ini, para siswa diajarkan untuk mengenal tiga jenis tenun diantaranya tenun ikat, tenun sotis dan tenun buna.

Ketiga jenis tenun ikat ini sejak dini diajarkan oleh sekolah kepada para siswa mulai dari pengenalan bahan, alat hingga aktivitas menenun.

“Kompetensi ini sejak dini kita ajarkan kepada anak-anak mulai dari mencintai tenun sebagai warisan leluhur, pengenalan
bahan-bahan untuk menenun hingga pada aktivitas menenun. Anak-anak rata-rata kelas 10 sudah ada yang bisa menenun sehingga ketika di kelas 11 dan 12 mereka sudah terampil dan menguasai,” ujar Kepala Sekolah SMKN 4 Kupang, Semi Ndolu kepada VN di ruang kerjanya, Selasa (5/10) siang.

Semi menjelaskan pendidikan aplikatif juga menjadi orientasi utama karena tidak hanya memperkuat aspek kognitif pelajar, tetapi juga mengasah psikomotoriknya, sehingga keterampilan para siswa dapat terasah dan mampu menghasilkan produk yang bisa dibanggakan serta bernilai jual tinggi.

“Pendidikan itu harus mencerdaskan dan harus aplikatif, jangan hanya bersandar pada aspek akademik. Lewat pelajaran menenun, siswa dapat mengasah kemampuan mereka sehingga dapat menghasilkan karya tenunan yang bernilai jual tinggi,” kata Semi.

Belajar menenun bukan hanya berkaitan dengan keahlian dan kemampuan namun juga melatih kesabaran dan membutuhkan ketelitian serta keuletan tangan dalam menyusun helai demi helai benang.

“Mereka tidak semata mengajarkan keahlian menenun, tetapi juga belajar sabar,” ujar Semi.

Ia menambahkan SMK 4 Kupang telah mampu menghasilkan alat tenun yang lebih mudah, praktis dan memiliki nilai pembaruan yakni alat tenun dengan posisi duduk.

Pada 23-28 Agustus lalu, pihaknya bekerjasama dengan Dekranasda Provinsi NTT mengadakan pelatihan pembuatan alat tenun ikat duduk bagi perwakilan dari 20 kabupaten di NTT.

“Peserta dari 20 kabupaten dan SMK 4 sebagai training center. Jadi kita sebenarnya join program, pihak Dekranasda sebagai pemilik program dan SMK 4 sebagai training centernya,” tambahnya.

Hak paten alat tenun ikat yang menjadi inovasi SMKN 4 Kupang ini sedang dalam proses kepengurusan hak paten sebagai hak milik SMKN 4 Kupang yang memiliki nilai inovasi dan pembaruan. (bev/ol)

Sumber : https://victorynews.id/

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Video Terbaru

Maps Sekolah

Statistick Pengunjung

  • 0
  • 125
  • 128
  • 230.794